Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Wakil ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Mahdi berharap agar Pemprov Jatim segera membenahi sistem transportasi dari Kabupaten Probolinggo ke pulau Gili Ketapang. Pasalnya selama ini transportasi pengunjung kearah itu masih menggunakan kapal tradisional. 

"Pertama ya transportasi penyebaran dari kota menuju Gili Ketapang masih tradisional dan Keselamatannya belum terjamin,"ujar Mahdi usai melakukan kegiatan reses di pulau Gili Ketapang Probolinggo, Minggu (4/3) 

Menurutnya, selain transportasi ke pulau Gili Ketapang, pihaknya juga meminta agar pulau itu dibangun akses ke pantai, agar mempermudah pengunjung. "Tadi Dinas Perhubungan sudah berjanji akan membangun akses jalan melingkar di pantai itu," ujarnya. 

Mahdi yang juga Politisi PPP menambahkan, potensi pariwisata di pulau itu cukup bagus. Kedepan, harus ada campur tangan dari pemerintah provinsi, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. 

"Kami akan bahas nanti di paripurna supaya diperhatikan. Ini sangat potensi sekali karena saya dengar satu pengelola bisa menerima wisatawan sekitar 600 orang setiap bulan,"ujarnya politisi asal Daerah Probolinggo ini. 

Mahdi menuturkan, sebenarnya, beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengajak Dinas Pariwisata Jatim, untuk melihat potensi pariwisata di pulau itu. "Tapi sayangnya sampai sekarang belum ada sama sekali,"ujarnya. 

Sementara itu kepala Dishub Jatim yang diwakilkan Kabid Perhubungan Laut, Nyono mengatakan potensi Pulau Gili ketapang ini menyimpan potensi wisata yang bagus dikelolah dengan baik. Dan di Pulau gili Ketapang ini Dishub Jatim sudah membangun dermaga pelabuhan disekitar Pulau Gili Ketapang yang sudah dimanfaatkan warga.

Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan pada tahun 2018 Dishub akan membangun akses dari dermaga Pelabuhan Gili Ketapang kearah pasir Putih yang miliki panjang 1.000 KM. 

"Dengan dibangunnya akses ini diharapkan wisata yang datang bisa menikmati keindahan wisata di Probolinggo dengan cukup menggunakan sepeda atau pakai ojek,"ujarnya.

Sementara itu, untuk saat ini Dishub juga telah memberikan bantuan alat soal keselamatan kapal mulai pelampung. Sementara itu untuk bantuan kapal pihaknya akan melakukan pembicaraan terlebih dahulu. "Kami saat ini masih memberikan bantuan alat dan sosialisasi keselamatan penggunaan kapal,"ujarnya. (RoHa)

Post a Comment