Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Perihal ijin pemakaian wisma Eri Erianto dan lapangan Karang Gayam, sejumlah pengurus Persebaya Surabaya menagih janji Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya.

Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman mengingatkan, sesuai hasil hearing beberapa pekan lalu sebenarnya telah disepakati jika Wisma Eri Erianto dan Lapangan Karanggayam hanya diperuntukan bagi Persebaya. Termasuk Dispora yang ikut pertemuan pada waktu itu.

Anehnya dalam surat yang dikeluarkan Dinas Pemuda dan Olahraga baru-baru ini, salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kota itu justru mengeluarkan izin pemakaian Lapangan Karanggayam bagi sejumlah klub lain. 

"Dalam pertemuan di ruang pimpinan sebelumnya telah disepakati Persebaya diprioritaskan untuk pemakaian Wisma Eri Erianto dan Lapangan Karanggayam," ungkap Ram Surahman, Rabu (21/2/2018).

Kekecewaan pengurus Persebaya semakin bertambah ketika Dispora tidak kunjung memberikan tanggapan atas surat yang mereka kirim. Padahal, surat tersebut merupakan ijin permohonan pemakaian Lapangan Karanggayam yang akan digunakan memutar roda kompetisi internal Persebaya selama satu tahun.

"Jadwal kompetisinya untuk satu tahun sudah tersusun. Tapi ya itu tadi, sampai sekarang belum ada jawaban dari Dispora," sesal Ram.

Manager Operasional Persebaya Surabaya, Wahyu Mariadji menambahkan, dari awal manajemen berencana menjadikan lapangan Karanggayam sebagai home base untuk tim U-19 Persebaya. Bahkan pihaknya siap membantu memperbaiki sejumlah fasilitas yang ada jika diberikan ijin pemakaian.

"Kita siap mengucurkan dana jika diberikan ijin pemakaian Wisma Eri Erianto dan Lapangan Karanggayam," ujar Wahyu Mariadji.

Wahyu menegaskan, tim U-19 Persebaya memiliki peranan penting dalam perjalanan klub kebanggaan Kota Surabaya pada masa yang akan datang. Karena pemain dari tim U-19 itulah yang nantinya diharapkan mampu menjadi penopang bagi Persebaya.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala Presiden di Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana (WS) khawatir pemberian ijin oleh Dispora ke sejumlah klub akan mengganggu regenerasi pemain di Persebaya Surabaya. 

"Jika digunakan untuk umum, saya khawatir regenerasi pemain akan terganggu," ingat pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya ini. (pan) 

Post a Comment