Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Kemiskinan menjadi salah satu masalah krusial di Jawa Timur.  Karena itu dibutuhkan figur pemimpin Jatim di masa depan yang bisa menguramgi angka kemiskinan di provinsi paling Timur Pulau Jawa ini. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jatim,  Mochamad Eksan. 


Karena itulah,  lanjut Eksan, Partai NasDem memilih mengusung Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim 2018 ketimbang calon lain. Sebab, Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut berpengalaman dalam mengelola rakyat miskin di Indonesia. Banyak program yang digulirkan cukup efektif untuk mengurangi angka kemiskinan, atau paling tidak mencegah agar kemiskinan rakyat tak semakin mendalam.


"Pengalaman Khofifah sebagai Menteri Sosial 3 tahun terakhir, menjadi modal profesional dan kompetensi teknokratis dalam mengurangi angka kemiskinan di Jawa Timur yang terbesar jumlahnya di Indonesia. Sehingga, nantinya, ada peningkatan kesejahteraan bagi rakyat Jatim," tutur Eksan,  Sabtu (17/2).


Anggota DPRD Jatim asal daerah pemilihan Jember dan Lumajang ini mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengungkapkan program keluarga harapan (PKH)  dan beras sejahtera (Rastra) yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Sosial efektif menurunkan angka kemiskinan. 


Eksan menambahkan,  program yang digawangi Khofifah itu juga berhasil mengurangi ketimpangan pengeluaran antar penduduk atau gini rasio.  Terbukti,  hingga September 2017 jumlah penduduk miskin berkurang secara signifikan hingga 1,19 juta orang. 


"Menurut Badan Kebijakan Fiskal, PKH hasilnya lebih efektif dan lebih tepat sasaran mengurangi angka kemiskinan dari pada subsidi listrik dan BBM. Itu membuktikan Khofifah berhasil mengelola kemiskinan menuju kesejahteraan," urai Wakil Sekretaris PCNU Jember tersebut. 


Anggota Komisi E DPRD Jatim yang membidangi urusan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ini menegaskan, seluruh kader Partai NasDem akan all out memenangkan pasang nomor urut 1, Khofifah-Emil.  Baik itu kader yang ada di parlemen maupun di luar parlemen. 


Oleh sebab itu, Pilgub 2018, menjadi sarana menyapa warga kembali. Warga merindukan kehadiran wakil rakyat, untuk menjadi saksi mata. Apa kehidupan mereka sekarang lebih baik, sama, atau bahkan lebih buruk dari sebelumnya. Terutama ibu-ibu rumah tangga yang tak mampu.


"Seluruh anggota fraksi NasDem di DPRD Jatim dan Kabupaten/Kota sudah turun ke masyarakat mensosialisasikan pasangan Khofifah-Emil," tandas Eksan.  ( rofik)

Post a Comment