Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Pada Pemilu Legislatif tahun 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  mendapatkan nomor urut 8. Angka 8 ini tidak asing bagi partai berbasis kader ini, karena PKS pernah mendapatkan nomor urut 8 ketika Pemilu 2009 lalu. Pemilu 2009 itu bisa dibilang sebagai masa kejayaan PKS. Bahkan di tingkat nasional perolehan kursi PKS terbanyak ke-4 setelah Partai Demokrat, PDI Perjungan dan Partai Golkar. 


Karena itu, Arief Hari Setiawan Ketua Umum PKS Jatim berharap bisa mengulang kejayaan PKS di Pemilu 2009 pada Pemilu 2019 nanti. Arief mengungkapkan, pada Pemilu 2009 PKS secara nasional bisa mendapatkan 59 kursi, sementara di Parleman Jatim PKS mendapatkan 7 kursi. 


"Angka 8 ini punya sejarah yang baik bagi PKS di Pemilu 2009. Kami pernah mengalami lompatan besar pada saat itu. Insya Allah, ini menjadi motivasi bagi kami untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di Pemilu 2019," tutur Arief HS,  Senin (19/2).


Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim periode 2009-2014 ini melanjutkan, angka 8 juga punya makna baik dari sisi Agama Islam. Karena surat ke-8 dalam Al Quran yaitu surat Al-Anfaal memiliki filosofi perjuangan untuk mendapatkan kemenangan. 


Arief mengungkapkan, di dalam surat Al Anfaal diatur ada dan etika dalam berperang. Karena itu, jika pemilu diibaratkan peperangan, maka tetap harus memegang adab dan etika dalam kompetisi pemilu. Mulai dari menjaga niat yang lurus, banyak memohon pertolongan Allah, serta senantiasa menjaga soliditas partai.


"Di Al Quran surat ke-8 adalah Al Anfaal,  surat yang di dalamnya terkandung mkna yang luar biasa. Semoga seluruh kader PKS terinspirasi dari surat tersebut,  sehingga bisa meraih hasil maksimal di pemilu 2019 dengan tetap berpegang pada adab dan etika," ujar politisi asal Kota Malang ini. 


Di tempat yang sama, Irwan Setiawan,  Sekretaris Umum DPW PKS Jatim mengungkapkan, pasca pengundian nomor urut partai peserta pemilu. PKS Jatim menyusun daftar bakal calon anggota legislatif (Caleg)  untuk setiap tingkatan,  mulai DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi sama Nasional atau DPR RI. 


Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Jatimbitu,  proses penjaringan bakal caleg itu sudah berlangsung sejak setahun lalu. karenanya, saat ini sudah memasuki proses finalisasi.


"Alhamdulillah, sudah hampir 100 persen dari kuota caleg Kabupaten/Kota. Tinggal berikutnya menunggu penetapan daerah pemulihan dari KPU setempat," pungkas pria yang akrab disapa Kang Irwan ini.  (rofik)

Post a Comment