Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur melaksanakan rapat pleno penelitian berkas bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.  Dari pleno yang dipimpin Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito diketahui berkas pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak lebih lengkap dari Gus Ipul-Puti Guntur Soekarnoputri. 


Menurut Eko Sasmito, berkas pasangan calon yang tidak lengkap diberi kesempatan untuk dilengkapi pada masa perbaikan pada tanggal 18 sampai 20 Januari.  Bila sampai masa perbaikan berkas masih belum lengkap maka akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). 


Hadi Mulyo Utomo, Liosion Officer (Lo) pendaftaran pasangan Khofifah-Emil mengungkapkan, sebenarnya berkas pasangan Khofifah-Emil sudah lengkap.  Termasuk bukti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 


Hanya saja lanjut advokat muda ini, KPU belum bersedia menerima kelengkapan berkas yang mereka bawa karena dianggap berkas yang masuk masa perbaikan. Karena itu, hari Kamis (18/1) langsung kami serahkan berkas-berkas tersebut. 


"Hari ini semua berkas sudah lengkap termasuk surat keterangan pengadilan tentang nama Bu Khofifah dan Mas Emil yang beda antara di ijazah SMA dengan KTP. Intinya pengadilan menerangkan bahwa kedua nama itu adalah orang yang sama. Jadi sudah tidak ada masalah, "tegas alumni pasca sarjana Unair itu, Rabu (17/1).


Sementara berkas pasangan Gus Ipul-Puti Guntur masih banyak kekurangan.  Diantaranya perbedaan nama bakal Cagub Jatim yang di ijazah SMA tertulis Saifullah tapi di KTP tertulis Saifullah Yusuf. Kemudian surat keterangan tidak pailit dan surat keterangan kelakuan baik dari Polda Jatim. 


Sementara kekurangan berkas bakal Cawagub Puti Guntur lebih banyak lagi.  Salah satu yang mencolok adalah data di curriculum vitae yang dinyatakan tidak sesuai oleh KPU karena pada kolom jenis kelamin diisi sebagai laki-laki. 


"Semua berkas yang kurang akan kami penuhi di masa perbaikan," imbuh Lo GI-Puti, Muhammad Waliyul Hakim. (rofik)

Post a Comment