Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) - Rapat sosialisasi bangunan liar disepanjang jalan Kedurus Dukuh kelurahan Kedurus dipendopo kantor kecamatan Karang Pilang Surabaya, Selasa (7/11) malam batal digelar. 

Pasalnya dari beberapa SKPD maupun instansi yang di undangan diantaranya Kasatpol PP, Kapolrestabes Surabaya dan PT Agra Paripurna tidak hadir dalam acara tersebut. 

Camat Karang Pilang Edi Budi Susilo mengatakan, kelompok dari pasar Kedurus Pedukuhan datang ke kecamatan memenuhi undangan bersama pemuda pancasila (PP) dan undangan ini tidak jadi dilaksanakan ditunda besok pagi di kantor Satpol PP kota Surabaya. 

"Permasalahan ini sebenarnya sudah lama dan warga merasa terganggu dengan adanya lapak-lapak ini, sehingga mengganggu lalu lintas kalau pagi, juga masyarakat yang menempati lapak bukan warga Kedurus, "terangnya. 

Edi menambahkan, memang disitu saya lihat banyak pendatang, ada kurang lebih 100 lapak dan berdiri sudah lama sekali.

"Yang saya ketahui tanah itu milik PT Agra, saya taunya dari dinas tanah kalau tanah itu audah dijual ke PT Agra,"ucapnya. 

Sementara Eko Rusdianto warga Kedurus yang juga merupakan kordinator dari Pemuda Pancasila (PP) Karang Pilang mengatakan, hanya karena pihak satpol PP Surabaya tidak hadir lantas dijadikan dasar untuk membatalkan undangan. Padahal yang ngundang pihak camat. 

"Pertemuan diagendakan lagi dengan para pihak dan Pemuda Pancasila Karang Pilang atas nama rakyat meminta pertemuan itu tetap digelar di pendopo kecamatan Karang  Pilang tidak mau di lokasi yg lain."ujarnya. 

Eko menegaskan, selama permasalahan tanah tersebut belum ada penyelesaian atau mediasi yang menghasilkan MOU antara rakyat pemanfaat atau penghuni tanah negara.

"Tidak boleh ada pihak-pihak yang mengusir rakyat penghuni atau pemanfaat tanah negara sesuai amanat UUPA NO.5 TH.1960. Bahwa setiap tanah yg dikuasai negara mempunyai fungsi sosial."tegasnya. 

Berdasarkan informasi yang didapat, pertemuan dengan warga Kedurus dan PT Agra Paripurna perihal sosialisasi bangunan liar hari ini digelar di ruang rapat Satpol PP kota Surabaya. (pan) 

Post a Comment