Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) – Terkait pencalonan dirinya yang akan maju ke Pilgub Jatim, walikota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya buka suara.  Di hadapan para wartawan, meski awalnya menyatakan no comment. Namun, akhirnya Risma mengungkapkan, bahwa dirinya sudah menyampaikan keinginannya ke Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri.

"Bu Mega sudah setuju, bukan aku," terangnya di kantornya. Kamis (8/6) Sembari tersenyum, 

Risma balik bertanya ke seluruh wartawan yang hadir, siapa calon yang layak maju ke Pilgub Jatim 2018."Menurut kamu siapa ?" tanyanya.

Risma menjelaskan, menjadi pemimpin itu berat tanggung jawabnya, meskipun menurutnya orang lain menilai ia mampu untuk mengemban tugas itu."Aku bisa bangun kota jadi bagus, tapi masyarakatnya nangis, menderita. Apa itu?," tuturnya

Walikota menegaskan, bahwa yang bisa menilai pemimpin itu seperti apa adalah masyarakat, bukan dirinya sendiri. "Sombong banget jika seperti itu. Dikasih cobaan Tsunami bisa habis kalau gitu," ujar Risma.

Walikota yang pernah meraih predikat terbaik dunia ini menyatakan, menjadi pemimpin adalah amanah, karena harus menanggung jutaan orang."Aku ngomong ke Ibu (Megawati) ini belum selesai. Saya laporkan tentang orang miskin dan sebagainya Ibu tahu dan paham. Karena berangkatku dari sumpah," katanya.

Ia mengaku, akan menyelesaikan tugasnya selaku walikota semampunya. Meskipun dalam perjalanannya dalam menjalankan tugas banyak yang ia alami."Tak rewangi tidur sehari 2 jam, kejlungup (terjungkal), patah tangan," paparnya.

Risma mengaku, banyak yang tidak mengetahui, kalau tiap malam dirinya sering menangis, karena banyak anak putus sekolah."Masak aku cerita-cerita," paparnya.

Ia menceritakan kembali pengalamannnya sewaktu menerima SK menjadi Calon Walikota Surabaya beberapa tahun lalu.

"Ingat ngak. Besok dikasih rekom aku ngak mau. Ditawari jadi Menteri, Gubernur DKI dari awal aku sampaikan aku ngak mau. Boleh di check ke Bu Mega," tuturnya.

Risma menegaskan, meskipun maju dalam Pilgub Jatim merupakan amanat partainya. Namun, ia mengaku sudah menyampaikan keinginan dan alasannnya ke Ketua Umum DPP PDIP. (pan)

Post a Comment