Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) - Menjelang bulan ramadhan Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Polrestabes, BNN dan Dinas Kesehatan Surabaya menggelar operasi patuh, minuman keras (miras) dan narkoba terhadap pengendara yang melintas di jalan Rajawali (depan Giant) pada Senin (15/05/2017). Operasi gabungan dilakukan untuk menghindari kecelakaan di jalan raya.

"Ini menindaklanjuti instruksi Wali Kota Surabaya bu Risma menjelang ramadhan maka kita lakukan operasi patuh, miras dan narkoba. Makanya kita bagi dua sebelah selatan untuk narkoba dan utara untuk kelengkapan SIM dan STNK," kata Kasi Pengawasan dan Penertiban Dishub Surabaya, Trio Wahyubowo.

Karena itu, Trio menjelaskan operasi gabungan ini menyesuaikan kewenangan masing-masing. Dari uji dan trayek yang dilakukan, sebanyak 43 pengemudi kendaraan sudah diperiksa kelengkapan dan melakukan tes urine. Hasilnya, sebanyak dua pengemudi positif menggunakan narkoba.

"Hasil tes urine yang dua dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas," kata Trio.

Lebih lanjut, operasi ini akan dilakukan secara berkala oleh Dishub Surabaya untuk mengantisipasi kesiapan kendaraan dan pengemudi di jalan raya. Pihaknya menghimbau kepada pemakai jalan raya tertama pengemudi angkutan umum untuk menghindari pemakaian obat terlarang untuk alasan apapun.

"Nanti akan kita lakukan secara berkala termasuk di terminal. Kita akan koordinasi dengan tim dan pimpinan untuk agenda selanjutnya," jelasnya.

Sementara itu, dua pengemudi yang positif mengkonsumsi narkoba digelandang oleh petugas Polrestabes Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dua tersangka laki-laki itu masing-masing berusia 18 tahun sebagai pengemudi pick up barang, dan satu lagi berusia 50 tahun membawa mobil pribadi.

"Keduanya positif menkonsumsi narkoba jenis aphetamine dan sudah mengakui mengkonsumsi narkoba. Oprasi ini kita tekan agar pengemudi peduli keselamatan dan penumpang," tambahnya.(pan) 

Post a Comment