Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) - Mendengar kabar di tolaknya gugatan perdata PT Assa Land (Marvel City) perihal status kepemilikan lahan seluas 1900 m2 yang berada di jalan Upa Jiwa Ngagel Surabaya ditolak Pengadilan Negeri Surabaya, membuat ekspresi Walikota Surabaya sumrigah seakan tak percaya mendengar kabar tersebut.

"Iya, ta, kapan itu." kata Risma, ketika mengelar konpres bersama wartawan pokja pemkot, Rabu (19/4/2017).

Mantan kepala Bappeko ini juga  berterima kasih terhadap lembaga peradilan yang menyidangkan kasus tersebut.

"Alhamdulilah, terima kasih pak hakim. Mungkin ini kado HUT Surabaya" tambah Risma dihadapan sejumlah wartawan.  

Seperti diberitakan, Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Sigit Sutriono, Rabu (19/4/2017) menerangkan, jika gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Marvel City Mall eror in persona.

Hal itu diketahui dari bukti-bukti yang diajukan Marvel City Mall selaku penggugat dan bukti yang diajukan Pemkot Surabaya selaku tergugat.

Menurut Hakim Sigit, Marvel City Mall selaku penggugat tidak bisa membuktikan gugatannya. Pihak Marvel hanya menggunakan bukti-bukti surat berupa foto copy yang bertentangan dengan bukti-bukti lainnya.

Selain itu, dua orang saksi yang diajukan Marvel juga tidak singkron dengan bukti yang diajukan. Dua saksi tersebut adakah Suyitno dan Asmuri yang diketahui sebagai ketua RT dan Ketua RW.

Bukti-bukti yang tidak singkron tersebut adalah bukti copy sertifikat dengan nomor SHBG 318 dan 319 dikeluarkan tahun 2005, Sementara  surat keterangan yang dikeluarkan oleh Lurah Ngagel menyatakan tanah tersebut dikuasai sejak 28 tahun silam.

"Sehingga gugatan tersebut ditolak seluruhnya, sedangkan dalam putusan rekopensi dikabulkan sebagian,"terang Hakim Sigit.

Selain itu, Hakim juga memerintahkan agar pihak Marvel City Mall mengosongkan lahan yang dipakai akses jalan untuk masuk ke Marvel City Mall, mengingat  lahan tersebut merupakan aset milik Pemkot Surabaya. (pan)

Post a Comment