Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) – Melihat kenyataan yang terjadi di kota metropolis Surabaya yang notebene masyarakatnya berkehidupan mewah dan serba tercukupi ternyata hanya pepesan belaka, pasalnya masih banyak masyarakat yang tinggal di bahwa kolom jembatan serba kekurangan. Hal ini disampaikan wakil rakyat yang duduk di DPRD Jatim asal dapil I.
     
Dr. Benjamin Kristianto, Mars Anggota DPRD Jatim asal Fraksi Gerindra merasa miris dan kasihan ternayata masih ada warga Surabaya yang tinggal di bawah kolom jembatan, padahal APBD kota Surabaya untuk mengentas masyarakat miskin yang tinggal dikolom-kolom jembatan itu semestinya ada dan cukup besar.
     
Namun faktanya, masih terang dr Beny , Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial tidak mau turun sampai ke masyarakat tingkat bawah melihat langsung warganya yang berkehidupan serba kekurangan.
     
" Saya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial yang ada di Jawa Timur supaya bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat untuk membantu warga Jawa Timur khususnya warga Surabaya untuk di beri bantuan tempat tinggal yang layak, sebab APBD Kota Surabaya untuk membantu warga tak mampu sangat besar ," terang dr, Beny yang juga ketua Kesehatan Indonesia Raya ( Kesira ) Jatim ini, Kemarin.
     
Apalagi tadi juga di temui banyak warga yang tinggal di kolom jembatan terjangkit penyakit berbahaya dan menular, serta sulitnya mendapatkan pelayanan dari puskesmas terdekat karena dianggap warga miskin yang tidak bisa membayar .
     
" Melalui Kegiatan Bhakti Sosial yang di adakan Yayasan Kesira Pusat bekerja sama dengan K2S dan Kesira Jatim, pihaknya akan meminta Pemkot setempat untuk memperhatikan warganya yang tinggal di garis kemiskinan terutama masyarakat yang terjangkit penyakit berbahaya, sebab ini menular," terang Anggota Komisi E DPRD Jatim yang membidangi tentang Kesehatan tersebut. 
     
Oleh karena itu sebagai wakil rakyat yang maju dari daerah Surabaya dan Sidoarjo,  dr Beny meminta supaya Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan turun kelapangan untuk membantu warga yang benar benar membutuhkan, karena sebenarnya sudah ada anggarannya ,apalagi di surabaya anggaran tersebut cukup besar. (rofik)
     

Post a Comment