Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) – Warga yang ingin menjadi wakil rakyat di DPRD dalam mengabdikan dirinya guna membantu kemajuan daerahnyanya tidak perlu lagi harus menjadi kader Partai, ini di buktikan Partai besutan Surya Paloh Partai NasDem khususnya di Jawa Timur telah membuka kesempatan seluas luasnya kepada masyarakat yang ingin menjadi anggota dewan atau wakil rakyat melalui pintu Nasdem.

Rendra Krisna Ketua DPD Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan  pihaknya membuka pulang seluas-luasnya bagi masyarakat Jatim yang ingin maju menjadi anggota dewan dari Nasdem. Meskipun calon yang mendaftar tersebut bukan dari kader alias ekternal dan mereka tidak dikenakan biaya sepersen pun alias tanpa embel-embel.
    
Dijelaskan Rendra yang juga Bupati Malang, bahwa Partai Nasdem bisa dikatakan Partai yang berani merekrut Calon Legislatif (Caleg) di tingkat daerah maupun di tingkat Provinsi di luar struktural Partai bahkan non kader, baik dari kalangan pengusaha, pedagang bahkan wartawanpun bisa mendaftar dan itupun juga tanpa mahar atau ikatan.

" Tapi Kalau mengumpulkan massa yang bayar sendiri dong, mereka kan juga perlu ngopi, ngetan dan snack seadanya dan itu juga perlu biaya, tapi kan sedikit ?," terang Rendra saat ditemui usai acara Launching pendaftaran Caleg dari NasDem, Kamis (2/3).   

Untuk diketahui bahwa pendaftaran Caleg dari Partai NasDem resmi dibuka dari tanggal 1 - 31 Maret 2017, selanjutnya para pendaftar akan dilakukan survey oleh lembaga survey internal  Nasdem selanjutnya  hasil yang perolehan massa banyak  akan masuk sebagai caleg Nasdem. 

" Mereka yang kerja, yang tingkat popularitas dan elektabilitas dari hasil survey nya bagus, akan lolos sebagai caleg Nasdem, begitu juga sebaiknya," terang Rendra, Serius.

Disinggung mengenai target kursi anggota dewan di DPRD Jatim mendatang, Rendra menegaskan pihaknya menargetkan 14 suara, dengan kalkukasi jumlah dapil sebanyak 11 dan 4 kursi lagi dari wilayah potensial seperti Malang Raya, Probolinggo, Pasuruan, dan Jember. 

"Setiap dapil harus terisi satu kursi. Ditambah lagi dari daerah potensi. Kita tidak akan bedakan dari  kader mana maupun non kader masyarakat yang mau daftar. Semua harus berjuang, untuk anggota fraksi yang masih duduk di dewan juga harus wajib daftar," tegasnya. (rofik) 

Post a Comment