Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) – Keberadaan tempat ibadah yang ada di pedesaan maupun di perkampungan banyak yang rusak, membuat wakil rakyat Jatim merasa tersentuh hatinya melihat kondisi mushola  yang sepertinya butuh bantuan rehab dari Pemerintah.
     
Ahmad Hadinuddin Anggota Komisi D DPRD Jatim yang membidangi Pembangunan merasa miris melihat fakta yang terjadi dilapangan, pasalnya anggaran bantuan untuk pembangunan tempat ibadah tersedia cukup banyak, namun sepertinya pemerintah masih enggan melakukan itu.
   
" Masak untuk pembangunan rehab musholah saja, masyarakat harus ngemis-ngemis ke pemerintah melalui instansi terkait, seharusnya pemerintah tanggap dan mengkroscek dilapangan terkait keberadaan mushola-mushola yang butuh bantuan rehab, " terang Hadinuddin saat di temui diruang kerjanya, Selasa (21/3).
     
Poitisi yang terlahir dari Partai Gerindra ini juga melihat kondisi masjid khususnya di daerah Situbondo dan Bondowoso membutuhkan sentuhan dari pemerintah untuk melakukan renovasi perbaikan tempat ibadah di daerah tersebut.
    
Masih menurut Hadinuddin, jika tempat ibadah rusak maka ini berpengaruh dengan kekusuk,an mereka untuk beribadah dan ini sangat penting sekali dibutuhkan masyarakat yang tinggal di sekitar masjid dan mushola tersebut, karena nya Pemerintah Kabupaten dan Provinsi harus bersinergi  menginggat anggaran untuk perbaikan pembangunan tempat ibadah ada.
     
" Selain Rehab tempat ibadah, perlunya juga pemerintah menyediakan tempat semacam TPA bagi anak-anak, mengingat Tempat Pembelajaran Al,Quran sangat di butuhkan bagi mereka yang ingin menimbah agama, tentunya dengan fasilitas tempat yang bersih dan nyaman, "tuturnya.
   
Selain itu keberadaan lembaga-lembaga tempat menimpah ilmu agama dan tempeat pendidikan PAUD masih banyak yang belum tersentuh oleh pemerintah, hal ini jika tak segera dilakukan dikawatirkan keberadaan tempat yang sudah rapuh dan tak layak akan roboh dan wargalah yang menjadi korban.
    
" Daripada terjadi kejadian yang tidak kita inginkan lebih baik kita melakukan renovasi keberadaan lembaga agama atau paud yang rusak, melakukan pembangunan rehab lebih baik mumpung belum terjadi kerusakan lebih parah bahkan roboh," pungkas Hadinuddin. (rofik)
     
      
     

Post a Comment