Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Seperti tahun-tahun sebelumnya ketika musim penghujan tiba dan banjir melanda di berbagai daerah Jawa Timur, sehingga pasca banjir menyebabkan munculnya penyakit wabah yang disebut Demam Berdarah (DB).
     
Dr.Benjamin Kristianto Mars. Anggota Komisi E DPRD Jatim yang membidangi Kesehatan menghimbau kepada masyarakat yang terdampak pasca banjir harus benar-benar perhatian terhadap kebersihan lingkungan, terutama lubang-lubang yang bisa menandon air harus  segera ditutup supaya tak menjadi sarang nyamuk.
    
Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Gerindra Jatim ini mendorong Pemerintah Provinsi  melalui Dinas Kesehatan harus bisa melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan sosialisasi turun ke pelosok untuk mengajak masyarakat melakukan gerakan basmi wabah demam berdarah.
    
" Saya minta Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur harus membentuk Satuan Tugas (Satgas) basmi jentik-jentik untuk mencegah dan menghindari wabah demam berdarah yang sudah menjadi peristiwa menakutkan karena banyak masyarakat yang terkena demam berdarah nyawanya tak tertolong," tegas dr .Beny saat ditemui di gedung DPRD Jatim jalan Indrapura Surabaya, Senin (13/2).
     
Politisi asal Fraksi Partai Gerindra ini juga menekankan kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat bawah dengan bekerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat seperti ibu PKK dan karang taruna untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit Demam Berdarah (DB) tersebut.
    
" Kita harus pro aktif melakukan pembrantasan penyakit, jangan sampai ada wabah Demam Berdarah timbul baru melakukan tindakan, lebih baik mencegah dari pada mengobati," terang  wakil rakyat ini.
    
Karenanya, imbuh dr Beny, pihaknya melalui Komisi E DPRD Jatim mendorong kepada Dinas Kesehatan Jatim untuk membentuk Satgas basmi jentik-jentik, supaya pro aktif mencegah penyakit demam berdarah yang sering kali merenggut nyawa seseorang.
    
" Tindakan preventif lebih baik dari pada tindakan kuratif, jangan sampai kondisi luar biasa baru ada tindakan, sekali lagi lebih baik mencegah dari pada mengobati ," pungkas Politisi yang berlatar belakang seorang dokter tersebut, serius.(rofik)

Post a Comment