Ads (728x90)


SURABAYA (Mediabidik) - Terhambatnya perekonomian warga di perdesaan disebabkan karena rusaknya jalan poros desa. Ironisnya perhatian pemerintah kabupaten Lamongan sendiri sangat minim terhadap kerusakan jalan poros desa.
    
Hal itu disampaikan H. Makin Abbas,Lc,MA Anggota Komisi D DPRD Jatim yang menangani Pembangunan mengatakan, rata-rata warga desa di Lamongan, seperti di Kecamatan Mantup dan Kecamatan Kembang bahu mengeluh dengan banyaknya lubang-lubang di jalan poros desa. Akibatnya roda perekonomiannya menjadi terhambat.
     
"Warga menyampaikan keluhannya, jalan poros desa banyak yang rusak. Bahkan mereka mengaku sejak saya tinggalkan menjadi anggota dewan provinsi, jalan itu kurang diperhatikan," ujar Makin Abbas, ketika jaring aspirasi masyarakat di Lamongan.
      
Politisi asal PKB Jatim ini menilai sejak dirinya duduk di DPRD Jatim, jalan milik Provinsi sudah bagus semua, mulai Lamongan hingga Jombang. Hanya saja jalan Provinsi perlu diperluas agar arus lalu lintas lancar.
      
Meski menjadi tanggug jawab pemkab Lamongan, karena APBD-nya kurang mencukupi, mantan Ketua DPRD Kab Lamongan ini akan memperjuangkan agar memperoleh alokasi dana dari APBD provinsi.
        
Persoalan lain yang tak kalah pentingnya adalah antisipasi banjir akibat tidak mampunya Waduk Rawa Semando dalam menampung banyak air hujan. Jika rawa Semando Kecamatan Babat tidak segera diperbaiki, maka pada musim hujan yang datang akan terjadi banjir lagi.
      
Perbaikan waduk dengan melakukan pengerukan tersebut sempat dijanjikan oleh Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ketika meninjau banjir di Kecamatan Babat.

Untuk memperbaiki waduk tersebut sangat diperlukan kajian serius dari Pemprov Jatim, karena pengerukan belum bisa maksimal dalam mengurangi banjir.
     
"Perlu kajian serius dari pemprov. Sungai menuju Rawa Semando harus juga diperlebar, sehingga aliran air dapat berjalan cepat," terangnya.
      
Selain pelebaran sungai, tambak- tambak milik masyarakat sekitar juga harus diperbaiki. Mengingat tambak warga yang dipetak-petak juga dapat menghambat jalannya air hujan.

Untuk pendanaannya, melalui Komisi D DPRD Jatim telah mengusulkan ke Kementerian PU agar dapat segera memberikan alokasi dana untuk perbaikan dan pengerukan Waduk Rawa Semando. (rofik)

Post a Comment