Ads (728x90)

rapat internal antara Komisi B dengan ketua APGI Jatim
SURABAYA (Media Bidik) – Terkait harga gula jelang Ramadhan yang terus meroket tanpa penekanan dari pihak yang terkait, terutama Asosiasi Pengusaha Gula Indonesia (APGI) Jatim mendapat perhatian dari wakil rakyat yang duduk di Komisi B DPRD Jatim yang membidangi Perkonomian.

Hal itu dikatakan Drs.H.Subianto,MM Anggota Komisi B Jatim mengatakan, seharusnya para pengusaha gula yang tergabung dalam APGI bisa menekan harga gula setelah adanya pelaksanaan lelang gula dari pemerintah yang dilaksanakan pada tanggal 3 juni mendatang.

" Komisi B DPRD Jatim berharap agar para pengusaha gula di Jatim dapat menurunkan harga hingga Rp 12 ribu/Kg setelah proses pelelangan sebab hingga kini harga gula sudah tembus Rp 16 ribu/Kg di pasaran," tegas Politisi Partai Demokrat Jatim saat bertandang ke Pengusaha Hula Indonesia di jalan Margomulyo Surabaya,Rabu (1/6).

Sementara itu Ketua APGI Jatim Piko Njoto Setiadi mengatakan, pihaknya siap membantu dan mendukung pemerintah dalam menurunkan gula, asalkan dari pihak petani gula juga mau menurunkan harga jualnya, serta pihaknya juga meminta pemerintah pusat agar menghapus soal gula yang ber Standar Nasional Indonesia ( SNI)  dari pihak Kementrian Pertanian.

"Kalau petani gula menjual Rp 13 ribu/kg, terpaksa kami menjual diatas harga petani, namun kalau petani jualnya turun otomatis kami sanggup menurunkan harga gula dipasaran, asalkan pemerintah harus merubah sistem lelang yang dianggapnya proses terlalu lama," tegasnya.(rofik)
    
      

Post a Comment