Ads (728x90)

Islan Gatot Imbata anggota DPRD Jatim sekaligus mantan juru kunci Istana Gebang
SURABAYA (Media Bidik) – Rencana Presiden RI, Joko Widodo menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keppres diapresiasi oleh rakyat Indonesia, terutama mantan kuncen (juru kunci) Istana Gebang, Islan Gatot Imbata. Istana Gebang merupakan tempat tinggal Presiden RI pertama, Soekarno ketika masih kecil.

Islan mengaku sangat gembira karena mulai tahun depan 1 Juni akan menjadi hari libur nasional. Mengingat ketika kepemimpinan Presiden Soeharto hingga sekarang, rakyat Indonesia belum mengenal Hari Lahir Pancasila. Selama 30 tahun lebih masyarakat hanya mengenal Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Politisi asal PDI-Pejuangan itu menceritakan, bahwa dulu masyarakat Kota Blitar sudah memperjuangkan agar 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila. Mengingat Bung Karno mencetuskan Pancasila pada 1 Juni 1945 sebagai dasar Negara Indonesia.

" Dulu warga Blitar ingin 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila. Namun pemimpin orde baru (Soeharto) tidak memberikan persetujuan," ungkap pria yang kini menjadi Anggota DPRD Jatim itu, di Surabaya, Selasa (31/5).

Meskipun rezim orde baru tak menyetujui serta melarangnya untuk diperingati, warga Blitar tetap ingin memperingatinya dengan berbagai acara. Namun peringatan tersebut dibubarkan, ketika diketahui oleh intel PAM dari Koramil. "Dibubarkan kalau ketahuan. Bahkan ada yang ditangkap oleh intel PAM," ujarnya.

Untuk mengelabui intel PAM, masyarakat memiliki cara tersendiri yakni tempat peringatan dibuat berpindah-pindah setiap tahunnya. Dengan bebas, dan tanpa rasa cemas, masyarakat dapat leluasa memperingati Hari Lahir Pancasila.

" Peringatan Hari Pancasila identik dengan Bung Karno. Penguasa orde baru mungkin anti Bung Karno, sehingga peringatannya dilarang," kata Islan.

Pasca ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, anggota Komisi A DPRD Jatim itu meminta masyarakat khususnya generasi muda untuk memegang teguh Pancasila. Mengingat Pancasila dapat mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai ras dan suku.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo akan menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila pada Rabu (1/6/2016) besok di Bandung. Penetapan tersebut akan dituangkan ke dalam Keppres. (rofik)

Post a Comment