Ads (728x90)


Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan
SURABAYA ( Media Bidik ) - Santernya pemberitaan terkait munculnya atribut bergambar palu arit yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia, tak pelak mengusik sebagian masyarakat yang khawatir dapat memantik ideologi PKI kembali muncul.Terkait hal itu Kepolisian Republik Indonesia telah memanggil beberapa orang pemakai dan pembuat atribut gambar palu arit untuk dimintai keterangan.

Namun, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan mengingatkan masyarakat jangan terlalu reaktif terkait masalah atribut bergambar palu arit.

"Kita menanggapi hal itu jangan terlalu reaktif. Di negara asal komunis sana, kaos bergambar palu arit itu sudah menjadi souvenir. Tapi, secara ideologis, PKI itu sudah tidak ada lagi," katanya saat ditemui di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis (12/5/2016).

Politisi Partai Amanat Nasional asal Lampung ini mengharapkan siapa pun yang mengaku sebagai warga negara Indonesia, setiap perilaku dan tindak tanduknya harus disinari oleh cahaya Pancasila.

"Sehingga ideologi PKI tidak lagi muncul, kita harus tetap waspada jangan sampai ideologi komunis ini bangkit kembali," jelasnya.

Meski masyarakat tidak boleh terlalu reaktif, tetapi kalau ada gerakan yang terkoordinir tentu aparat penegak hukum di Indonesia harus bertindak tegas."Oleh karenanya wawasan kebangsaan itu penting," pungkasnya. (pan).

Post a Comment