Ads (728x90)


SURABAYA ( Media Bidik ) - Meski pemilihan Gubernur masih dua tahun lagi, namun empat partai politik (Parpol) di Jawa Timur sudah mempersiapkan dukungan jauh-jauh hari, guna untuk mempersiapkan kader terbaik yang akan maju ke kursi Gubernur. Keempat parpol itu adalah Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  mereka membentuk koalisi Jawa Timur untuk mengusung kader terbaik. Walaupun begitu, siapa calon kandidat yang bakal diusung koalisi Jawa Timur ini, masih menunggu survey internal keempat Parpol.

Hal itu dijelaskan Achmad Rubai  Wakil Ketua PAN Jatim mengatakan, koalisi tersebut dibangun untuk mendorong kader terbaik dimasing-masing partai pengusung. Terkait siapa yang didukung? mantan anggota DPR RI ini, menegaskan sejumlah nama sudah diusulkan, seperti PAN mengusulkan Masfuk (mantan Bupati Lamongan), PPP mengusulkan Musyafak Noer dan Partai Gerindra mendorong Soepriyanto. "Mereka akan didorong melalui survey. Siapa yang memang layak dan mempunyai hasil survey terbaik ya harus didukung," terang Rubai.

Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Habib Mahdi menyampakan, pertemuan empat Partai Politik untuk mengusung calon gubernur diluar incumbent, merupakan langkah awal menjawab siapa Cagub yang layak memimpin Jawa Timur. "Mereka (para cagub.red) harus melalui sejumlah tahapan, termasuk survey. Sehingga tokoh yang didorong benar-benar layak," tandas Mahdi Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim. Walau saat ini, masih ada tiga nama, Habib Mahdi menandaskan tidak menutup kemungkinan nama calon Gubernur diluar tiga nama usulan koalisi Jawa Timur dimunculkan. 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD Partai Gerindra Anwar Sadad menegaskan  dukungan koalisi mempertegas partai politik pimpinan Prabowo Subiaanto serius mengusung kader internal maju pilgub Jatim tahun 2018. Dengan kekuatan 13 kursi, dirinya yakin koalisi akan semakin solid. "PAN memiliki 7 kursi, PPP memiliki 5 kursi dan PKS memiliki 6 kursi dan Gerindra 13 kursi. Sehingga kekuatan dukungan di parlemen memiliki 31 kursi. Ini sangat layak mendukung calon sendiri dalam pilgub Jatim nanti," terang Anwar Sadad.

Meski demikian, nama Supriyanto menurut dia tetap harus melalui survey sehingga kekuatan Partai Gerindra nantinya tidak hanya menjadi penonton Pilgub Jatim. "Namun, juga menjadi partai pengusung," pungkasnya.(rofik)

Post a Comment