Ads (728x90)



SURABAYA ( Media Bidik ) - Pintu modal untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kini tengah terbuka lebar, hal ini terbukti dengan kedatangan Islamic Development Bank (IDB) yang memilih Surabaya sebagai salah satu kota jujugan.

Surabaya dinilai sebagai salah satu kota yang memiliki potensi perekonomian yang luar biasa. Meskipun Surabaya sekarang bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait bagaimana mengakses modal melalui perbankan namun tambahan pintu modal seperti yang ditawarkan IDB seperti angin segar bagi Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bertekad dengan adanya IDB ke Surabaya bisa mengentaskan kemiskinan dan mendapatkan rasa sejahtera.

"Kalau kerjasama dengan IDB berjalan dengan baik, saya yakin keluarga tidak mampu bisa tertolong," jelasnya saat ditemui di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya, Selasa (26/4/2016).

Risma -sapaan akrab Tri Rismaharini menargetkan tahun ini akan mengajak anak-anak muda untuk diajarkan mengenai pengelolaan usaha sedangkan ibu-ibu tetap maintenance.

"Selama lima tahun ini kan ibu-ibu yang jadi fokus saya, sekarang ganti anak-anak muda," cakapnya.

Meski diakui Risma pengelolaan usaha harus telaten dan tidak pantang menyerah harus jadi pegangan para pengusaha agar bisa meraih kesuksesan.

"Kami tidak bisa menargetkan dapat berapa, untuk berapa orang. Karena semua tergantung proses seperti rasa telaten dan kemauan," imbuhnya.

Selama ini Risma berkonsentrasi pada Pahlawan Ekonomi yang diprakarsai oleh ibu-ibu yang sudah berjalan selama 5 tahun jika ini juga bisa berdampingan dengan program bantuan pemberdayaan keuangan tentu saja pengentasan kemiskinan bisa cepat tercapai.

"Kami juga telah mengajari transaksi eletronik, kami juga mendukung go digital. Supaya usaha ibu-ibu ini cepat maju dan bisa ekspor," pungkasnya. (pan



).

Post a Comment