Ads (728x90)

SURABAYA ( Media Bidik ) - Usai memimpin rapat, Wali Kota Tri Rismaharini melanjutkan kegiatannya dengan sidak sungai dan saluran air di wilayah Surabaya Timur. Tak tanggung-tanggung, lima lokasi langsung ditinjau Risma yang saat itu didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Erna Purnawati, Kabag Umum dan Protokol Wiwiek Widiyati serta Kabag Humas M. Fikser.

Pertama, Risma mendatangi sungai di kawasan Dharmahusada Indah. Tujuannya, untuk memantau aliran air. Tak jarang, alumnus ITS itu terlibat diskusi dengan para pegawai di DPUBMP guna memecahkan masalah debit air. Setelah itu, Risma bergerak ke saluran air depan ITS. Di lokasi ini, wali kota juga memantau kelancaran arus air. Sesekali dia memberi instruksi pembenahan di beberapa titik saluran kepada Kadis PUBMP.

Kemudian Risma beserta rombongan juga meninjau pedestrian Jalan Mulyosari, sungai depan Super Depo Sutorejo dan diakhiri dengan sidak pedestrian Jl. Dr. Ir. H. Soekarno. Setelah mencermati kondisi pedestrian, Risma mengisyaratkan adanya penghijauan di lokasi tersebut. "Tolong Bu Erna (Kadis PUBMP), ini bagus kalau ditanami pohon," katanya.

Peninjauan langsung ke lapangan memang kerap dilakukan Risma. Dengan memantau langsung ke lokasi, Risma berharap permasalahan dapat diketahui sumbernya serta diperoleh solusi yang akurat.
"Saya sengaja pantau langsung ke lokasi untuk mengajarkan teman-teman DPUBMP agar bisa menganalisa suatu permasalahan. Kebetulan kami (Risma dan pegawai DPUBMP) sama-sama orang teknik. Jadi, bisa diskusi langsung di lapangan untuk cari solusi," urainya.

Terkait permasalahan di sungai Dharmahusada Indah, Risma mengatakan, kemungkinan penyebab terhambatnya aliran air adalah keberadaan pintu air Kalidami. Oleh karenanya, Pemkot berencana membongkar pintu air tersebut dalam waktu dekat. "Kapasitas rumah pompa sudah kita tambah sehingga jika pintu air Kalidami dibongkar, aliran air akan menjadi lebih lancar," terang Risma.(pan)

Post a Comment