Ads (728x90)

Rofik anggota komisi B dari fraksi PPP
SURABAYA ( Media Bidik ) - Mahalnya harga kebutuhan pokok yang terus tak terkendali disebabkan tata kelola perdagangan yang diterapkan oleh pemerintah kurang baik dan terkesan tak mau turut campur.

Anggota Komisi B DPRD Jatim yang membidangi Perekonomian H.Rofik,SH,M.Hum mengakui, selama ini naiknya kebutuhan pokok disebabkan kebutuhan bahan baku juga naik,otomatis HPP tinggi sehingga terpaksa pedagang harus menaikkan harga dagangannya dan akhirnya masyarakat atau rakyat lah yang dirugikan.

"Jangan salahkan pedagang jika menaikkan harga, karena ketika pedagang kulaknya murah maka dagangannya di jual murah, begitu pula sebaliknya,jika pedagang kulaknya mahal maka dagangannya di jual mahal dan otomatis HPP juga naik," jelas Rofik,Selasa(9/2).

Politisi F-PPP ini juga menandaskan, pemerintah harus bisa menstabilkan harga pangan seperti daging ,beras dan jagung saat ini yang terus merangkak naik dan tak terkendali,sebab jika ini terus dibiarkan tanpa penanganan yang serius, maka bisa dipastikan masyarakat lah yang menjadi korban,

"Kenaikkan harga bahan baku membuat HPP naik ,itu semua disebabkan pemerintah kurang mengawal mulai dari tingakat pengawasan sampai tingkat penjualan,"tegasnya.

Namuan,lanjut pria yang maju dari Dapil Lumajang ini,bahwa jika Pemerintah Provinsi Jawa Timur serius hadir dalam tata kelola perdagangan, maka bisa dipastikan harga kebutuhan  bahan baku maupun harga bahan pokok akan terus stabil, sehingga masyarakat tak lagi menjerit.(rofik) 

Post a Comment