Ads (728x90)


walikota meninjau
SURABAYA (Media Bidik) - Untuk mempercantik kota Surabaya dalam program Green and Clean Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya untuk menata dan lebih memperindah wajah kota Surabaya. Bukan hanya taman, namun juga upaya menyeluruh hingga ke dalam kampung dan perumahan.  Kali ini, dalam usahanya meghadirkan kampung dengan lingkungan bersih, sehat dan mandiri dalam mengolah limbah dan perencanaan santisasi rumah tangga. Pemkot menggandeng Jawa Pos, Campina dan MPM Honda dalam menggelar acara Kompetisi kampung bersih Green and Clean 2015.

Acara yang diresmikan sekaligus dibuka oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Graha Tirta lantai 5 Kantor Pusat PDAM Surya Sembada Surabaya, hari ini (26/5), kini bertajuk Surabaya Green and clean, Surabaya Emas. Acara yang dihadiri oleh kader lingkungan beserta jajaran Muspida seluruh Surabaya ini, turut mengundang Area Sales manager East java Tri Budiarto, dan Perwakilan dari MPM Honda.

Koordinator wilayah Surabaya Pusat sekaligus fasilitator, Herlina mengatakan, "tahun kemarin, walaupun hanya terdiri 4 kecamatan. Kita berhasil mendapatkan dua peringkat best of the best. Harapannya di tahun ini, kita ingin peserta yang mewakili tiap wilayah agar lebih meningkat, terjadinya sinergi lebih dari jajaran lurah dan camat. Untuk wilayah pusat, harapannya agar kami tetap optimis bisa meraih penghargaan lebih dari tahun kemarin".

Kriteria peniliaian lomba pada tahun ini meliputi, kesehatan dalam pengeloalaan sanitasi, kebersihan dan keindanhan kampung dalam segala aspek, program yang dimiliki dalam meningkatakan, mempertahankan, mengembangkan, kebersihan, keindahan kampung, serta menciptakan kampung yang sehat dan produktif. Selain itu, kampug tersebut juga dinilai keberhasilannya dalam menciptakan kader lingkungan yang berpotensi.

Menurutnya apabila kota terlihat bagus dan indah, maka datangnya pemasukan wisatawan melalui pajak, dapat digunakan untuk pembangunan dalam sektor kesehatan, pendidikan dan yang lainnya. Ia juga menginginkan agar sampah tidak lagi terlihat di setiap sudut lingkungan perumahan, serta terus terjadi sinergi antara fasilitator lingkungan dengan lurah dan camat setempat.

"jika sampah yang masuk ke tpa semakin sedikit, saya bisa memberikan kesejahteraan lebih bagi seluruh rakyat surabaya," tegas Risma. Dalam sambutannya, Risma mengingatkan kepada seluruh jajaran muspida agar tetap menjaga kebersihan di setiap lingkungan agar setiap daerah bebas dari Demam Berdarah.

Walikota juga berterima kasih kepada seluruh jajaran muspida serta kader lingkungan yang sudah memulai aktifitas mempercantik Kota Surabaya, ia juga berharap jika aktifitas ini bisa berguna bagi seluruh warga kota Surabaya, terlebih kota-kota lain. "Kota Surabaya bisa jadi besar kalau kita semua bergerak," Tutupnya dalam sambutan.

Panitia mengatakan bahwa, pendaftaran bisa dilakukan di lima wilayah Surabaya, Yakni, Kelurahan Banjar Sugihan (untuk wilayah Surabaya Barat), Kelurahan Bibis Karah (Surabaya Selatan), Kelurahan Perak Utara (Surabaya Utara), Kecamatan Gubeng (Surabaya Timur), dan Kecamatan Simokerto (Surabaya Pusat).

Perlombaan juga dibagi dalam empat kategori peserta, kategori pemula, berkembang, maju dan jawara. Dalam menilai setiap daerah, tim akan melibatkan sejumlah dewan juri dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidurp, Dinas Pertanian, Badan Lingkungan Hidup, LSM Lingkungan, Serta Akademisi.(pan)