Ads (728x90)




SURABAYA(Media Bidik) – Mendapat peringkat teratas terkait kasus penyakit Demam Berdarah (DBD) dari tiga besar kecamatan se kota surabaya. Kecamatan Sawahan melakukan berbagai cara penanganan, yang sudah dilakukan mulai dari kegiatan bersih - bersih hingga melakukan sosialisasi kepada warga tentang bahaya penyakit demam berdarah.

Hal tersebut dikatan Muslich Hariadi, S.Sos Kecamatan Sawahan Kota Surabaya," Penyakit demam berdarah yang menyerang di wilayah kecamatan sawahan ini sebenarnya sangat menurun bila di bandingkan dengan tahun lalu,namun masih tetap tinggi dibandingkan dengan di beberapa wilayah kecamatan lain,"ujarnya

" Menurut data yang ada Ada, 9 warga yang terserang penyakit demam berdarah yang ada di dua wilayah kelurahan di kecamatan Sawahan," Katanya senin (09/02/2015) saat di temui di ruang kerjanya.

Muslich menuturkan, Penyakit Deman Berdarah yang menyerang beberapa warga yang ada di dua kelurahan tersebut sudah di lakukan upaya dengan melakukan kerja bakti masal bersama warga sekaligus melakukan sosialisasi serta pemantauan di setiap rumah warga yang ada di dua wilayah kelurahan yang paling banyak diserang DBD bersama Tim pemantuan PSN.

"Saat kita melakukan pemantauan di setiap rumah warga seperti bak mandi atau di genanngan air masih saja ditemukan satu hingga dua jentik nyamuk yang akan berkembang," Jelasnya.

Selain melakukan kerja bakti masal dengan warga serta pemantauan di dua wilayah kelurahan yang paling banyak diserang, Pihak Kecamatan Sawahan masih belum bisa melakukan dengan cara penyemprotan (Fogging) menurutnya itu sangat berbahaya sekali karena bahannya mengandung zat kimia.

" Masih ada warga yang minta fogging,namun itu tidak efektif dilakukan, karena yang kita basmi adalah jentik-jentik nyamuk itu dulu, kalau di fongging nyamuknya bisa lari kemana-mana atau berpindah tempat lain,"Terangnya.

Sementara itu, guna untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah (DBD) yang sangat mengkwatirkan yang menyerang beberapa warganya di wilayah kecamatan Sahawan, Pihak kecamatan akan terus berupaya melakukan dengan cara sosialisasi dan kerja bakti bersama warganya dalam setiap minggu. (irw)