Ads (728x90)

Sidoarjo – Angka perceraian di Kabupaten Sidoarjo cukup tinggi. Dari tahun ke tahun meningkat. Sepanjang tahun 2013 lalu, perceraian di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 3215 kasus yang telah diputus oleh Pengadilan Agama (PA) Sidoarjo. 

Dari total 3215 kasus dalam tahun 2013 yang telah diputus oleh PA Sidoarjo sebanyak 1186; disebabkan perselingkuhan yang meliputi poligami tidak sehat sebanyak 127 kasus, cemburu 316 kasus, gangguan pihak ketiga 374 kasus dan tidak adanya keharmonisan dalam rumah tangga sebanyak 369 kasus, sisanya sebanyak 2029 kasus perceraian yang telah di putus oleh PA Sidoarjo disebabkan oleh faktor-faktor lain.

Untuk April tahun 2014 ini, PA Sidoarjo sudah menerima laporan atau pengajuan gugatan cerai sudah mencapai 2789 kasus, dan sebanyak 1102 kasus sudah diputus oleh PA Sidoarjo.

Dari data yang ada, sebanyak 1102 kasus yang telah diputus oleh PA Sidoarjo itu dalam bulan April 2014, sebanyak 695 perceraian disebabkan tidak adanya keharmonisan sebanyak 461 kasus, serta gangguan pihak ketiga 209 dan cemburu 25 kasus.

Dari data PA Sidoarjo, pasangan yang mengajukan gugatan cerai rata-rata masih berusia produktif, antara usia 30 tahun hingga 45 tahun. Untuk usia perkawinan, yang paling banyak mengadukan perceraian adalah pada 3 tahun hingga 10 tahun usia perkawinan.

Post a Comment